Kamis, 28 Agustus 2025, Debat PEMILOS dilaksanakan di MAS Assalafiyyah Mlangi pada pagi hari. Kegiatan tersebut bertempat di Mushola Terajumas dan melibatkan seluruh siswa MAS Assalafiyyah untuk berpartisipasi–baik siswa dari kelas reguler maupun kelas internasional. Tidak lupa, sebagian dari guru MAS Assalafiyyah tersebut pun turut hadir dalam medan pelaksanaan debat.
Tiga siswa yang menjadi kandidat yaitu Nova Rizal Saputra siswa kelas XI IPA 1, Ahmad Jamaluddin siswa kelas XI IPA 1 dan Muhammad Raffi Al Birr siswa kelas XI IPS 1. Visi dan misi daripada para kandidat memiliki keunggulan masing-masing yang diharapkan dapat mendukung tercapainya tujuan mereka yakni menjadi ketua OSIM MAS Assalafiyyah Mlangi masa bakti 2025/2026.

Berikut adalah visi dan misi daripada ketiga kandidat :
- Nova Rizal Saputra
Visi:
- Menjadikan OSIM sebagai wadah pengembangan karakter, kreativitas inspiratif demi terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis dan berprestasi.
Misi:
- Mengoptimalkan program di MAS Assalafiyyah Mlangi.
- Menyelenggarakan kegiatan kepemimpinan, komunikasi antar siswa.
- Mendorong terciptanya budaya disiplin, dan semangat kebersamaan dalam lingkungan sekolah.
- Ahmad Jamaluddin
Visi:
- Menjaga tradisi lama yang baik dan membentuk karakter siswa
Misi:
- Mengadakan acara yang membentuk kekompakan.
- Membantu mensukseskan acara yang diselenggarakan sekolah maupun guru.
- Muhammad Raffi Al Birr
Visi:
- Mewujudkan OSIM sebagai rumah literasi untuk sekolah yang kreatif dan aspiratif.
Misi:
- Mengisi papan madin dengan berita-berita ekonomi dan politik terbaru, agar para siswa MAS Assalafiyyah dapat meningkatkan literasi dan memahami geopolitik yang teradi dalam negeri maupun luar negeri.
Dapat disimpulkan bahwa setiap kandidat memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam membentuk OSIM MAS Assalafiyyah Mlangi kedepannya. Lantas bagaimana para respon siswa akan hal tersebut?
“Saya yakini Pak, dengan visi dan misi yang saya ajukan untuk menjadi ketua OSIM masa bakti 2025/2026” Jawab Muhammad Rafi Al Birr mengundang sorakan dari para peserta ketika ditanyakan apakah ketiga kandidat sudah yakin dengan visi dan misi masing-masing.

Tidak mau kalah, Ahmad Jamaluddin dan Nova Rizal Saputra menjawab dengan hal yang sama. keduanya menyatakan bahwa mereka yakin dengan visi dan misi yang dilontarkan akan mengambil hati siswa dan guru MAS Assalafiyyah.
Dalam sesi tanya-jawab, suasana debat berlangsung cukup dinamis. Beberapa kandidat memberikan tanggapan kritis terhadap program pasangan lain, namun tetap dengan sikap sportif. Misalnya, Muhammad Raffi Al Birr menekankan pentingnya program literasi tentang dunia politik dan ekonomi bagi para siswa untuk menghadapi masa yang akan datang, sementara Nova Rizal Saputra menyoroti perlunya kegiatan yang dapat mengasah kreativitas dan keterampilan siswa.
Ahmad Jamaluddin menyatakan bahwa Ia tak ingin membuat program baru jika program sebelum-sebelumnya dirasa kurang efektif. Ia mengatakan “Bagaimana mau bikin program baru, kalau program lama saja belum terlaksanakan dengan baik. Maka dari itu, dalam visi saya tertulis Menjaga tradisi lama yang baik dan membentuk karakter siswa yang bermaksud menjadikan program lama sebagai program yang lebih optimal daripada sebelumnya.”
Pernyataan dari ketiga kandidat mendapatkan respon yang berbeda-beda. Antusiasme siswa sangat tinggi. Tepuk tangan dan sorakan dukungan kerap terdengar saat para calon menyampaikan ide-ide mereka. “Debat kali ini seru sekali, karena setiap kandidat punya program yang berbeda dan menarik,” ujar Ghaisan, salah satu siswa kelas XI IPA.
Debat ditutup dengan penyampaian pernyataan akhir dari masing-masing kandidat. Pembawa acara debat PEMILOS masa bakti 2025/2026, Syauqi Fahmi Nidzom, menyampaikan bahwa proses pemungutan suara akan dilaksanakan tepat setelah acara debat PEMILOS selesai dan bertempat di ruang BK yang nantinya akan dipandu oleh anggota OSIM.
Penulis :
Hafiz Ramadhan & Ahmad Ghaisan Taba Tabai